Laman

Friday, February 29, 2008

Bisnis Simbok Venus

VENNUS SALON & SPA DI SURABAYA


Siapa yang tidak mengenal simbok yang satu ini. Venus nama keren wanita yang satu ini. Ternyata selain rajin menuliskan pikirannya di ranah blog yang luas ini, beliau juga sibuk menjalani beragam bisnis demi kehidupannya bersama sang suami tercinta dan buah cinta mereka berdua.... Seperti pernah ditulis disini tentang bisnis spa di bilangan Kemang, Jakarta Selatan dengan menyamarkan diri mengganti huruf S menjadi Z sehingga Venus menjadi Venuz.


Kini simbok Venus hadir menancapkan kantor cabangnya di Surabaya. Bisnisnya semakin menggurita. Bisnis spa dan salon memang sedang ngetren, tak heran blogger kondang dan seleb blog wanita ini pun ikut turun tangan langsung dalam meramaikan kancah persaingan bisnis spa dan salon. Kali ini penyamarannya berbeda dengan yang dulu. Beliau menggandakan huruf N sehingga Venus menjadi Vennus. Vennus Salon & Spa ini terletak di bilangan Karah, Surabaya. Maaf skrinsut diambil sambil berkendara dengan kamera hengpon yang masih setaraf kamera VGA serta cuaca mendung yang tidak mendukung. Silahkan diklik untuk memperbesar gambar.

Wah ditunggu kantor cabang simbok selanjutnya di kota anda masing-masing, dengan variasi bisnis yang lain juga tentunya.... Yuk!

Thursday, February 28, 2008

Empat Tahun Sekali

SELAMAT ULANG TAHUN UNTUK KALIAN SEMUA !!
Yang Lahir Pada Tanggal Unik Ini, 29 Februari

Jangan salahkan bunda mengandung, tapi salahkan tahun kabisat saja... Hahahahaha...

Beitewei eniwei buswei.... Selamat Ulang Tahun buat yang merayakan pada tanggal yang sangat spesial ini..... Empat tahun sekali....!!

Wednesday, February 27, 2008

Makna Nama Stasiun TV

SEMAKIN MENTERENG ATAU MELENCENG ?

Munculnya stasiun televisi baru menggantikan stasiun televisi lama yang dimiliki seorang bekas pejabat elit negeri ini menimbulkan tanya di otakku, apa nama yang digunakan untuk mengubah persepsi orang tentang televisi baru yang akan muncul.. Bagaimana bentuk program acara dan tayangan yang bakal mendominasi di layar kaca stasiun televisi tersebut. Seperti apa konsepnya?

Lativi, begitulah nama stasiun televisi itu dulunya. Mengambil dari nama pemiliknya, yang juga mantan menteri ternama di negeri ini yang konon katanya pernah disangkutpautkan dengan seorang artis wanita dan pesohor berinisial DR itu, hehe. Siapa lagi kalau bukan Latif, Abdul Latif, mantan menaker.

Mulai tanggal 14 Februari yang lalu, ianya telah berubah nama menjadi tvOne, dibaca tiviwan, tipiwan, atau tevewan, tergantung pelafalan lidah kita.

Konsep tvOne sendiri bisa dilihat pada websitenya, yakni tvOne akan berusaha fokus pada informations (berita), sport (olahraga) dan entertainment (hiburan). Makna penggunaan kalimat berbahasa Inggris, One, menunjukkan kesiapan tvOne dalam kancah pertelevisian global. Mudah dipahami oleh mitra kerja tvOne yang berada di luar negeri serta mencerminkan optimisme kebangsaan, sebagai bangsa Indonesia yang ingin maju. [...]

Kalau dulu diawal kemunculannya, TPI menasbihkan dirinya sebagai Televisi Pendidikan Indonesia lewat acara pendidikan pelajaran anak sekolah semacam Matematika, Fisika, Biologi, Bahasa Indonesia dan lain lain yang muncul setiap pagi dan siang. TPI berharap menjadi barometer pendidikan di layar kaca, sekarang semuanya telah bergeser amatlah jauh. Sebagai bahan ledekan TPI diidentikkan dengan Televisi Porno Indonesia saat tayangan pemancing birahi mendominasi, serta menjadi Televisi Pagi-pagi India saat tayangan bollywood menggila, dan Televisi Perdangdutan Indonesia saat menjamur acara berbau musik pribumi itu dan Televisi Pelawak Indonesia saat program lawak menjadi tayangan wajibnya.

Namun kini, peran TPI yang dulu sebagai sarana pendidikan elektronik lewat media televisi mulai digeser dan diambil alih oleh TVE (Televisi Edukasi) yang kadang nongol bareng TVRI dan berbagai TV lokal daerah Indonesia.

Monday, February 25, 2008

Rindu dan Logika

Saat rindu mengalahkan logika. Apa yang akan dilakukan, mencoba menaklukkan rindu, atau mencoba menaklukkan logika?

Keder Juga Nih

Padahal semangat untuk operasi dan sembuh sudah membara, akhirnya keder juga dengerin petuah dokter tentang resiko dan efeknya. Glek! Apa? Wah pikir-pikir lagi deh. Manut wae lah ama dokternya.

Rujukan operasi hari Jumat batal karena saran perujuk untuk melihat efek obat dulu. Senin ini urung karena manut saran dokter untuk meminimalkan resiko pasca operasi. Padahal sudah siap jiwa dan raga di RS Bunder. Yawislah. Manut! 2-3 hari lagi keputusannya!

Tapi yg jelas saya ingin sembuh.

NB: Maaf to Pak Gempur!

Sunday, February 24, 2008

Tarif Hemat IM3

RP 0,01/DETIK

Perang tarif telpon selular makin menggila. Kadang malah menjerumuskan. Banyak syarat dan ketentuan berlaku yg tak terduga, atau bahkan disembunyikan dibalik tarif yang membuat liur tak berhenti mengalir, ngeces.

Tarif Rp 0,01/detik milik IM3 (ke sesama) pun hanya bisa digunakan dalam rentang 30 menit saja. Setelah itu? Pett.. Putus otomatis. Tarifnya? Sekitar Rp 1359.

But IM3 still the best yak! Berharap kapan ya tarif GPRS IM3 menjadi Rp 0,01/kb? Siap-siap banyak batere cadangan..

Thursday, February 21, 2008

Naik Meja Operasi

Sekali lagi mohon doa demi kelancaran operasi hemorroidectomy saya yang insyaallah akan berlangsung hari ini di RS Bunder Gresik. Ini merupakan pengalaman naik meja operasi untuk kedua kalinya sejak operasi appendectomy pada 22 November 2005 pukul 00:09 di lantai 5 gedung Instalasi Rawat Darurat RSUD dr. Sutomo Surabaya itu.
Hope that I will get better soon!

Dua Juta Pengunjung

Finally, genap dua juta pengunjung sudah yang tersesat di blog biru ini sejak hadir untuk pertama kali pada tanggal 2 Juli 2006.

Dan tak terasa pula telah 2 tahun 5 bulan menjejakkan kaki dan menorehkan goresan teks virtual di blogosphere mulai posting pertama di blog friendster pada 11 September 2005.

Artikel terkait :
Satu Juta Pengunjung

Wednesday, February 20, 2008

Mohon Doa

Empat hari pun berlalu tanpa sebuah posting baru yang tersangkut di blog biru ini. Dan saya hanya mampu terlentang pasrah di ranjang panjang itu berteman guling dan bantal dalam rentang masa selama dua hari belakangan ini, sejak posting terakhir di Wordpress itu. Rasa nyeri dan sakit itu kadang muncul saat melakukan aktivitas berlebihan.

Mohon doanya dari kalian semua, supaya saya bisa lekas sembuh dan pulih seperti sedia kala. Terimakasih...

- Posting by Operamini 3.1 and C75 -

Saturday, February 16, 2008

Roda Itu Berputar


Kadang saat terlena dalam sebuah euforia kemenangan dan ketinggian hati membuat kita sering lupa diri... Sebuah tamparan telak di wajah kita itu memang sangat perlu adanya.. Untuk mengingatkan bahwa kita masih menjejak di tanah.. Tidak lantas terlalu berbangga hati dan lupa daratan.... Menganggap semuanya adalah jalan lurus dan tanpa celah berduri dan tanah berbatu cadas tajam... Jangan terlalu jumawa atas apa yang telah diraih... Itu hanyalah kamuflase hidup....

Memang bijak kata para pujangga itu... Roda kadang berputar... Kadang di atas kadang di bawah.... Kadang cepat... Kadang pula melambat bahkan nyaris berhenti sama sekali... Begitulah hidup.... Hidup yang harus kita jalani itu....

Seperti itu pulalah rasa hancur yang terasa di dalam dada ini... Sesak dan perih memang menusuk hati.... Namun apa lacur, kenyataan telah menghiasi benak terdalam kita...

Itu hanyalah contoh kecil dari maha besarnya teladan di kehidupan yang penuh perjuangan ini.... Mari kita terus berharap bahwa segalanya berjalan sesuai rencana-Nya... Kita tinggal menjalani dengan penuh harap bahwa esok lebih baik dari sekarang dan seterusnya....

Friday, February 15, 2008

Posting Terjadwal

FITUR BARU BLOGGER IN DRAFT


Kali ini muncul satu inovasi terbaru dari Blogger.com tentang posting terjadwal. Jadi untuk kita yang menginginkan posting tepat pada suatu waktu di masa depan. Kita tak perlu menunggu waktu itu tiba, sekarang pun kita bisa menulis dan mempublikasikannya tepat di waktu yang kita tentukan sendiri. Misalnya kita ingin menulis ucapan selamat ulang tahun pada seseorang tersayang kita, kita tak harus lagi menulisnya pada tanggal ulang tahun orang tersebut.

Inovasi fitur terbaru itu adalah scheduled post. Cara melakukan posting terjadwal ini adalah dengan masuk melalui pintu http://draft.blogger.com dan posting seperti biasa, dengan mengatur waktu postingnya. Ketika anda mempublish, maka otomatis posting anda akan terjadwal untuk tayang di waktu yang telah kita tentukan tadi.



Selamat mencoba!

Selamat, Pak !

PROFESOR PERTAMA MATEMATIKA DAN TERMUDA ITS SURABAYA

Adalah Basuki Widodo yang menjadi Profesor pertama di Jurusan Matematika ITS Surabaya. Beliau mendapatkan gelar Profesornya ketika menapaki usia ke-42 tahun sehingga ditasbihkan menjadi profesor termuda di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Pria kelahiran kota Surabaya pada tanggal 05 Juni 1965 ini berhasil mendapatkan gelar Guru Besar pada bidang ilmu Permodelan Matematika dan Simulasi.

Akhirnya lengkaplah nama beliau menjadi Prof. Dr. Basuki Widodo, M.Sc. SK pengangkatan beliau sebenarnya sudah sejak tanggal 1 September 2007 yang lalu dan baru diresmikan bulan ini. Dan beliau menjadi Guru Besar pertama yang dimiliki oleh Jurusan Matematika ITS sejak berdiri tahun 1965.

Saya pun pernah mendapati pengalaman saat masih kuliah dan diajar oleh beliau. Beliau sangat berdedikasi tinggi terhadap pendidikan. Selalu berusaha datang tepat waktu demi mentransfer ilmu kepada kami. Tapi maafkan kami pak, yang kadang tidak serius memperhatikanmu, yang kadang mendengar penjelasan-penjelasanmu dengan setengah hati karena separuh hati kami tidak berada di ruang kuliah, setengah mata karena tak mampu menahan beban berat di kelopak mata yang kami gunakan begadang tengah malam tadi, dan setengah telinga karena telinga yang satunya hanya difungsikan bukan untuk menerima tapi mengeluarkan hehe... masuk telinga kiri keluar telinga kanan... Maafkan kebandelan, kebadungan dan kenakalan kami sebagai anak didikmu saat itu, pak.... Kami turut bangga atas prestasimu saat ini...

Selamat, Pak!

Wednesday, February 13, 2008

Cinta Sejati

Cinta yang tak berawal dan tak berakhir adalah cinta-Nya pada kita semua, itulah cinta sejati yang harus kita balas dengan selalu mencintai-Nya setiap hela nafas kita...

Tuesday, February 12, 2008

Kantor Cabang Lama Telah Kembali

Ternyata Mat Boncu takut diancam ditinggal lari pelanggan. Buktinya setelah saya menulis bahwa saya membuka kantor cabang baru menggantikan kantor cabang lama yang dalam keadaan gawat dan terancam terlikuidasi, tiba-tiba saja Presiden negara WP, si Mat, memberikan hibah untuk mengatasi krisis ekonomi di cabang lama... Wah.. Alhamdulillah....

Apa mungkin ini gara-gara semalam saya berkeluh kesah dengan Sir Mbilung MacNdobos yang sekarang hijrah ke pulau Dewata itu tentang kondisi sekarat yang menimpa kantor cabang lama tersebut dan obrolan tentang Dian Sastro dan Luna Maya itu?

Dan yang saya cermati adalah si Mat Boncu rupanya pelit komentar dalam balasan email yang saya dapat setelah saya lakukan klarifikasi persis sesaat setelah kondisi kritis itu terjadi, pertama yang saya dapati hanyalah, Hi, Thanks. Dan yang termutakhir hanya Sorry, the blog is back. Jangan-jangan si Mat habis membaca CA-wiki nih...

Ah, dua kali lolos dari lubang jarum... MP dan WP..

Monday, February 11, 2008

Kantor Cabang

Setelah kantor cabang di salah satu tempat penyaluran hasrat terancam gulung tikar. Maka tak ada salahnya untuk kembali membuka kantor cabang baru tuk tetap melanjutkan pelampiasan semangat menulis.... Yup... Jadi DagDigDug nih....

Sunday, February 10, 2008

Double Winner Sriwijaya FC

KAWINKAN GELAR COPA INDONESIA DENGAN LIGA INDONESIA


Final yang seharusnya dihelat di stadion utama Gelora Bung Karno Jakarta akhirnya dipindah ke Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Bandung, Jawa Barat rupanya tidak mengurangi beban kedua tim asal Sumatera yang bertemu di final Liga Djarum Indonesia musim ini. Kalau sebelumnya tim asal Jawa yang mendominasi di Liga Djarum, kini giliran tim Sumatera yang mengaum di tanah Jawa. Yup, untuk pertama kalinya dalam sejarah Liga Indonesia terjadi all Sumatera Final.

Pertandingan berjalan menarik dan menegangkan, kedua tim menerapkan strategi sepakbola yang ciamik. Menunjukkan bahwa mereka memang layak ada di partai final ini. Sriwijaya unggul terlebih dahulu melalui Obiora di menit 15 yang menyambut tendangan bebas dari Zah Rahan. PSMS semakin bernafsu untuk menyamakan kedudukan. Alih-alih menyamakan kedudukan, yang mereka dapati malah diusirnya bek Murphy Komunple mendapat kartu merah dari wasit Purwanto asal Kediri, gara-garanya tak sanggup bangkit dari jatuh sehingga menarik kaos Obiora yang berpeluang tinggal menghadapi kiper Markus Horison hahahahaha...

Usaha anak asuh Freddy Muli, PSMS untuk menyamakan kedudukan akhirnya datang di babak kedua, tepatnya di menit ke 69, setelah tendangan striker James Koko Lomel menembus jala gawang Ferry Rotinsulu. Pertandingan normal 90 menit pun berakhir dengan kedudukan imbang 1-1 dan harus dilanjutkan dengan babak perpanjangan waktu 2x15 menit.

Di perpanjangan waktu pertama, kedua tim masih berambisi menambah pundi-pundi gol mereka, namun hasilnya kedudukan masih tetap imbang 1-1. Dewi Fortuna pun akhirnya menghampiri Sriwijaya FC setelah tandukan Keith Kayamba menyusul sepak pojok Alamsyah Nasution di menit ke 107 berhasil menelusup masuk ke gawang PSMS.

Dan akhirnya kemenangan Sriwijaya FC semakin jelas menghampiri kala Markus Horison si kiper plontos itu melakukan blunder fatal. Di enam menit terakhir babak perpanjangan waktu kedua ia nekat maju hingga pertahanan Sriwijaya untuk membantu menyamakan kedudukan berharap mampu menyongsong bola hasil tendangan penjuru. Namun, alih-alih membantu, yang ada malah blunder Markus ini berhasil dimanfaatkan anak-anak Sriwijaya FC lewat counter attack yang cepat bola langsung mendarat di kaki Zah Rahan yang sudah berdiri langsung mencocor bola dan bola bergulir pelan ke arah gawang PSMS yang kosong melompong tanpa penjaga gawang.Markus Horison pun tak sanggup mengejar bola meski ia sudah berusaha lari sekuat tenaga dari pertahanan Sriwijaya FC.

Sungguh sebuah blunder fatal yang dilakukan Markus, padahal di menit akhir PSMS mampu menyerang pertahanan Sriwijaya FC untuk memaksakan pertandingan berakhir imbang dan menuju ke babak tos-tosan adu pinalti. Namun sayang dengan gol ke tiga Sriwijaya FC ini akhirnya menghambat PSMS mewujudkan mimpi menjadi Juara Liga Djarum Indonesia musim ini... Dan tropi pun harus terbang ke tanah Palembang....

Selamat untuk Sriwijaya FC dan juga sang arsitek mereka Rahmad Darmawan, memang mereka adalah juara sejati musim ini, yang berhasil mengawinkan gelar Copa Indonesia dan Liga Indonesia. Benar-benar sebuah pencapaian fantastico... Untuk pertama kalinya dalam sejarah sepakbola kita ada tim yang mampu melakukan double winner... Dan itu adalah Sriwijaya FC... Saluto!!

Lembaga Sensor Film

SENSOR ITU ADA PADA DIRI KITA MASING-MASING

Dian Sastrowardoyo dan kawan-kawan atas nama sineas muda menolak adanya Lembaga Sensor Film (LSF). Hah? Jadi film harus muncul tanpa disensor? Gila apa... Kata mereka, lihat dulu dong apa makna yang terkandung dalam film, ada maksud baik yang tersembunyi tapi kok nyatanya dengan unsur-unsur yang berkebalikan yang melandasinya ya. Mau menyebarkan maksud tersembunyi atau 'maksud tersembunyi' alias keuntungan semata sih?

Kalau mereka benar-benar ingin memunculkan maksud tersembunyi, seharusnya mereka tidak hanya memandang dari sisi subjektif masing-masing tanpa juga melihat dari sudut pandang orang lain dong. Pola pikir masyarakat terhadap suatu hal tentunya berbeda-beda tergantung isi otak mereka bagaimana mencerna rangsang yang diterimanya. Kalau disuguhi adegan ciuman, seks, dan sejenisnya, lebih banyak mana yang menganggap itu seni atau itu pornografi.. Disini bukannya saya sok menasehati, tapi hanya sekedar pelepasan opini saja. Blog kan sebagai pelampiasan hasrat... hahaha... Jadi intinya balik lagi ke pepatah lama yang pernah berujar di telinga budeg kita, "Lebih baik mencegah daripada mengobati"...

Sama seperti pencegahan HIV AIDS dengan pembagian kondom di jalanan. Benarkah dengan membagikan kondom itu akan mengurangi tingkat resiko penyebaran virus mematikan itu. Pemikiran orang tentunya akan beragam, menganggap bahwa pemberian kondom akan memberikan peluang kepada mereka untuk seks bebas dan lainnya. Titik. Kalo mau selamat dari HIV AIDS, solusinya ya lakukan hubungan itu dengan orang yang tepat, yaitu pasangan yang sah dan tetaplah berada di rel yang benar.

Kontrol juga ada pada diri kita masing-masing... Penanggulangan film bokep porno 'bajakan' yang menyebar luas di seluruh pelosok negeri ini pun sebenarnya bisa dengan mudah diberantas mulai dari diri kita masing-masing... Misalnya saja, semuanya sepakat bahwa film porno merusak iman dan 'imron', maka tidak bakal ada yang mau membeli itu DVD atau VCD, atau melihatnya di internet. Dan niscaya penjualnya akan bangkrut... Kembali lagi... Ada demand maka tersedia supply, kalau demand udah terputus lenyap maka supply pun akan mandeg.... Begitu pula dengan hal-hal yang lain... Tapi kayaknya mustahil deh kalau demand bisa lenyap, sudah kodrat manusia kali... Yah minimal ditekan seminimal mungkin lah....

Jadi inget pesen pak Presiden terhadap pers kita dalam memperingati hari pers nasional di Semarang beberapa hari lalu yang ditayangkan TVRI secara langsung ke seluruh pelosok tanah air. Bahwa sebenarnya kontrol itu ada pada masing-masing individu sendiri, dalam hal ini individu pers, untuk menyajikan berita mana dan apa yang layak serta patut ditampilkan. Nah sama hanya juga dengan film sinetron dan segala macamnya itu lah... Kontrol itu sendiri ada pada orang-orang yang terlibat dalam proses pembuatan film tersebut. Sudah pantaskah itu beredar luas di masyarakat. Bagaimana dilihat dari sisi etika, estetika, dan logika? Sudah pantas dan layak kah disuguhkan ke khalayak ramai?

Kreativitas itu ada pagar-pagar pembatasnya dong... Hehehe... Dan tidak semau gue dan seenak puser kita! Dan tontonan yang terbaik itu adalah yang bisa menjadi tuntunan.... Dan pada intinya kontrol itu ada pada diri kita masing-masing.... Kita sendirilah yang akan membawa kemana langkah kaki kita mengarah dan keputusan itu ada di kepala kita masing-masing...

UPDATE 11-02-08
Wah dibaca ama Dian Sastro lagi nih posting ini hehehe.. Dian apa asistennya ya.. Tau ah gelap... Hahahaha

Ini skrinsyurnya lagi



UPDATE 12-02-08
Disela-sela meramu postingan terbarunya dini hari tadi, Dian Sastro berkenan mampir tuk baca-baca lagi... kekeke...

Ini skrinsyurnya lagi


Saturday, February 9, 2008

Kamus Besar Bahasa Indonesia Online

Akhirnya Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) kini telah menjelma dalam sebuah website khusus, dan tidak hanya bisa kita baca lewat sebuah buku tebal yang berisi sejumlah kata-kata beserta makna yang melekatinya.

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) online ini bisa anda kunjungi di http://pusatbahasa.diknas.go.id/kbbi/

Kamus Besar Bahasa Indonesia yang dikenal dengan sebutan KBBI terbit pertama 28 Oktober 1988 saat Pembukaan Kongres V Bahasa Indonesia. Sejak itu kamus tersebut telah menjadi sumber rujukan yang dipercaya baik di kalangan pengguna di dalam maupun di luar negeri. Setiap ada permasalahan tentang kata, KBBI selalu dianggap sebagai jalan keluar penyelesaiannya. Selain muatan isi, KBBI memang disusun tidak sekedar sebagai sumber rujukan, tetapi menjadi sumber penggalian ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni, serta peradaban Indonesia. Oleh karena itu, rujukan tersebut kemudian semakin mengakar di dalam kehidupan berbahasa Indonesia walaupun upaya penyempurnaan isi tidak selamanya mengimbangi perkembangan kosakata bahasa Indonesia.

KBBI daring ini merupakan upaya penyediaan kemudahan akses terhadap Kamus Besar Bahasa Indonesia di manapun, kapanpun, dan siapapun selama dapat memanfaatkan jaringan teknologi informasi dan komunikasi.

Pangkalan data KBBI daring ini diambil dari KBBI edisi III. Pemutakhiran dan penyempurnaan isi KBBI sedang dilakukan dan akan diterbitkan dalam edisi IV tahun ini. Tampilan antarmuka KBBI daring sengaja didesain dalam bentuk sederhana agar pengguna tidak menemukan kesulitan dalam penggunaan kamus ini.

Saran dan kritik Anda silakan kirimkan kepada Pusat Bahasa.

Jakarta, 4 Februari 2008

Dr. Dendy Sugono
Kepala Pusat Bahasa


Saya cukup prihatin atas semakin lunturnya budaya berbahasa Indonesia yang baik dan benar di sekitar kita dewasa ini. Tayangan televisi makin jauh dari penggunaan bahasa Indonesia yang baku dan benar. Lingkungan pun mengajarkan bahasa yang lebih luwes dan lebih 'gaul'. Bahasa juga akan semakin gaul seiring berjalannya waktu. Dan bahasa gaul pun semakin menjadi-jadi. Apalagi kini ada satu aliran bahasa gaul lagi setelah bahasa gaul terbitan Debby Sahertian, apalagi kalau bukan bahasa gaul Cincha Lawrah (baca: Cinta Laura) penggila cuna syusyi (baca : tuna sushi) yang paling tidak suka saat sedang ujan, becek, gak ada ojek.

Memang sih bahasa selalu berkembang mengikuti jalannya perkembangan budaya dan peradaban manusia. Tapi rasa kangen terhadap bahasa Indonesia yang baik dan benar itu selalu ada tentunya... Melihat mundur ke masa 1980-an saat film-film nasional menerapkan bahasa Indonesia yang bisa dikatakan cukup baku dalam penggunaan istilah-istilah bahasa Indonesia. Sangat jauh beda dengan tayangan televisi saat ini yang mencekoki anak-anak muda kita dengan bahasa gaul yang gemar membolak-balik susunan kata dan mencampuradukkan makna yang terkandung padanya. Lama-kelamaan bahasa yang baik dan benar hanya bisa ditemui dalam skripsi dan bentuk-bentuk tulisan ilmiah lainnya, bukan begitu? haha

Gaul identik dengan kemajuan, dan sebaliknya jika tidak gaul maka lekat dengan kekolotan dan ketinggalan jaman serta mengalami keterbelakangan. Hari gini gitu loh....! Yeee... Sekarang hari sabtu! Emang hari gini, gelasa, gabu, gamis, gumat, gabtu, ginggu?

Tuesday, February 5, 2008

Kopdar Internal TPC

RAGAM KISAH DAN SEJARAH DI TAMAN BUNGKUL


Pagi hari itu, hape saya tiba-tiba bergetar menandakan bahwa sebuah pesan singkat datang dari CempLuk yang mengabarkan bahwa tepat pukul 7 malam akan ada sebuah acara kumpul-kumpul internal TPC, TuguPahlawandotCom. Singkat cerita, saya pun menyanggupi akan datang. Berangkatlah saya dari rumah tercinta di Kedamaian, Gresik beberapa saat selepas maghrib itu.

Tiba di tempat yang telah disepakati bersama, di taman Bungkul kota Surabaya yang asri dan sejuk itu, dengan ditemani guyuran gerimis mengundang saya pun bertemu dengan CempLuk bersama Bayu. Tak lama kemudian si njegglek Angki dan Siwi yang keduanya sama-sama latah, kagetan dan pethakilan itu menampakkan batang hidungnya. Berikutnya Mbah Sangkil sang komikus konyol itu pun menyeruak hadir di tengah-tengah kami, entah dari mana datangnya kami pun tak menyadarinya. Enam orang ini pun lantas bergegas mencari tempat singgah sementara, di podium utama taman Bungkul.

Setelah capek karena berdiri cukup lama di podium taman Bungkul dengan sebuah spanduk membentang di papan pengumuman, seorang penjaga keamanan pun datang seakan ingin minta bagian rejekinya, karena memang posisi kita yang sangat vital di jantung taman Bungkul lengkap dengan sebuah spanduk seolah hendak mengadakan sebuah acara akbar. Ah, tapi untung ada Mbah Sangkil yang mampu meredakan suasana.. hahaha...

Karena kopdar kurang afdol tanpa makan-makan, kami pun meluncur ke sebelah timur taman Bungkul, tempat dimana kita bisa dimanjakan dengan aneka hidangan makanan dan minuman spesial taman bungkul. Kami pun memesan makanan sesuai keinginan masing-masing. Sementara, Arul yang baru mudik dari Makassar itu tak lupa membawakan sebuah oleh-oleh khas berupa dodol durian Palopo.

Mbah Sangkil dan Khuclukz terlihat nyaman dengan kopi dan kacangnya masing-masing. Sementara lainnya sedang sibuk mengunyah hidangan yang tersaji di depan mereka. Angki dan Siwi saling asyik menggoda, mencubit, hingga segaja memancing kelatahan satu sama lain, karena ternyata keduanya sama sama kagetan dan latah. Tak jarang Siwi gemas dengan mencubit kesal dan pukulan hangat diselingi gigitan agak mesra mengarah pada tangan Raden Mas Angki Bukaningrat itu.

Disusul Arul, Khuclukz dan Donny yang datang terlambat segera memesan makanan dan minuman. Kedatangan Donny pun tak ayal membuat emosi Mbah Sangkil meningkat tajam. Apa pasal? Ya tentang masalah pembagian sate ayam Ponorogo itu, hahahahaha..... Mbah, mbah... Eling umur....!

Obrolan santai pun mengalir dari mulut yang berbusa penuh makanan dan minuman. Mulai dari bagaimana membawa TPC dari kumpulan individu-individu hingga menjadi sebuah komunitas yang solid dan tangguh yang diperhitungkan didunia persilatan blog nasional dan internasional dengan segala gebrakannya hahaha... Serta rencana bertandang ke markas Globber di Malang untuk silaturahmi dengan rekan blogger Ngalam.

Hingga menuju ke topik yang lebih berat. Donny yang maniak cewek itu pun berkelakar bahwa akun friendster yang ia bangga-banggakan dengan ribuan teman itu diblacklist karena memulai komunitas friendster SFS yang menjurus porno. Serta mbah sangkil dengan sebuah ide cemerlangnya membuat blog untuk meraup dolar.. hiahahahaha....

Oh ya tak lupa peristiwa unik bin ajaib dan membuat muka merah karena menanggung malu sedalam-dalamnya pun tersaji oleh si kecil mungil pemilik tinggi badan 150 cm itu. Yup, Siwi membuat delapan teman lainnya menutup rapat muka merah mereka atas aksi konyol yang dilakukan Siwi saat segerombolan pengamen jalanan mengalunkan lagu-lagu sambil menyodorkan sebuah kaleng dengan harapan terisi sejumlah donasi dari pengunjung warung-warung itu. Tapi apa yang terjadi sodara-sodara??? Ternyata tangan siwi menaruh di tempat yang salah, entah karena saking semangat show-off atau memang lupa kaleng yang mana punya mas-mas pengamen itu tadi... Uang pun masuk di sebuah kaleng tempat tissue tanpa tutup yang kosong... Ahahahahaha..... Bukan main malunya kami.. Serasa ingin tidak pernah kenal saja dengan Siwi...

Dan sejarah pun tercipta di taman bungkul itu. Untuk pertama kalinya dalam kisah hidup ini terjadi kontak langsung saya dengan Soedjianto Mangunkusumo alias antobilang yang saling bertatap suara dengan perantara piranti telepon seluler milik Siwi Piranti Rahayu itu. Telinga saya pun bisa mendengar suara renyah blogger penggila Sarah itu di ujung telepon...! Anto.. nitip salam lewat cempluk yang mo sowan ke Jogja ya buat rekan-rekan CahAndong ya...

Setelah perut kenyang, bibir capek, dan jarum jam menunjuk pukul 10 kopdar pun diakhiri dengan thawaf mengelilingi taman Bungkul, hehehe... Nampak banyak pasangan-pasangan muda maupun tua yang berserakan di taman Bungkul saling mengumbar nafsu mereka lewat pelukan rangkulan dan senggolan genit nan hangat itu. CempLuk pun bersabda "Ini sebenernya taman di makam Mbah Bungkul, tapi kok malah dibuat praktek mesum,". Acara pun usai saat masing-masing menuju ke motornya masing-masing....

Foto: kiri-kanan atas-bawah
1) kaleng tissue, 2) kopi mbah sangkil, 3) dodol palopo arul, 4) martabak, 5) khuclukz, 6) arul angki siwi, 7) ekspresi emosi mbahsangkil pada donny, 8) cempluk bayu


UPDATE informasi dari blog sebelah :

[...]Kemarahan mbah Sangkil terhadap Donny semakin memuncak kala secara tak sengaja menyadari bahwa di depan meja kami ada neon box bergambar sate[...]

[...]Oia, ada kejadian yang bikin emosi adalah pas mau pulang, ada segerombolan preman menyegat Donny, Khucluk dan Arul, katanya kopinya belum bayar! Nah, karena merasa sudah membayar, akhirnya terjadi perdebatan. Setelah dilakukan klarifikasi ke mas yang menerima pembayaran kopi, masalahpun selesai.. *bikin emosi ajah!* [...]

Sunday, February 3, 2008

Why Do We Blog ?

MENGAPA KITA MENULIS BLOG ?

We live in two different worlds, real an unreal.. Important and unimportant sides.. Bwalk isn’t a must, but write sumthin flying in our head as a hobby to give full rein of our desires and express ourself through a blog.. That’s just like orgasming ourself.. hahaha..

Anang on Wiki CahAndong


Salut kepada Komunitas Blogger Yogyakarta (CahAndong) atas launching sebuah ensiklopedia online berupa Wiki Cahandong atau wikipedia yang merupakan halaman web yang digunakan untuk mengumpulkan dan menyediakan berbagai informasi yang tersebar di kalangan Komunitas CahAndong itu sendiri. Hal ini sepertinya sebuah langkah yang patut ditiru komunitas blogger lainnya nih. Ayo mpluk kita bikin buat TPC (TuguPahlawandotCom) juga nih.... Jangan mau kalah dong...! Juga buat komunitas blogger lainnya...

Dan saya pun nyangkut di dalam wiki yang sepertinya baru beberapa hari itu muncul di dunia maya. Secara tidak sengaja saya menemukan alamat itu dari hasil pelacakan metadata pada database statistik blog saya, hehehe... Semoga 68% diantaranya bukan data palsu hahahaha... Hi Roy!™

Hari itu masih fajar dan suasana dingin menyergap tubuh lemas yang baru bangun dari mimpi indah ketemu Dian Sastro semalam, suara kokok sang ayam jantan membahana di telinga saat saya sedang menumpahkan hasrat di sebuah kamar ukuran satu kali satu setengah meter itu sambil membuka sebuah aplikasi perambah mini di ponsel saya. Iseng-iseng membuka database statistik blog, dan terheran-heranlah saya saat menemukan sebuah refferal link dari http://wiki.cahandong.org/Anangku.

Langsung saja menuju ke TKP dan ternyata saya mendapati kenyataan bahwa foto sepeda motor legendaris pun ikut nongol diantara belantara teks. Oh, rupanya ini toh yang kemarin sempat ada yang masuk ke blog ini lewat kata kunci anangku motor legendaris dari sebuah situs pencarian... ehehehehehe....

Ya sudahlah sebagai bentuk penghormatan, maka linknya akan saya pasang di Anang's Link pada bagian sidebar blog ini....

Friday, February 1, 2008

Blog Dian Sastrowardoyo

DIAN SASTRO TERJANGKIT VIRUS BLOG


Virus blogging rupanya sudah mulai mewabah semakin luas dan pada akhirnya menulari serta menjangkiti setiap orang yang tertarik untuk sharing dan menumpahkan ide dan gejolak yg melingkupi ruang kecil dalam batok kepala yg bernama otak sehingga tergores indah di sebaris layar virtual pada layanan diary online itu... Tak ketinggalan pula artis pemeran Cinta dalam film Ada Apa Dengan Cinta ini akhirnya mulai menggoreskan kata per kata di jagad maya nan luas dan tak terbatas ini... Yup, si mbak Dian Sastrowardoyo ini sekarang sudah bisa dikunjungi di blognya yang memiliki alamat http://blog.diansastrowardoyo.net/. Sudah seminggu kurang lebihnya Dian bergentayangan di dunia teks penuh misteri ini... hahahaha...

Ayo lekas buruan samperin...!

*berharap Dian Sastro mampir kemari*

UPDATE 03-Feb-08
Yess, akhirnya mbak Dian Sastro sudi pula berkunjung kemari... Alhamdulillah

Ini skrinsyur jejaknya