Laman

Friday, April 24, 2009

Waduk Wonorejo

Perjalanan ke waduk Wonorejo ini nyaris tidak beda jauh dengan telaga Ngebel. Keduanya sama-sama terletak di lereng Gunung Wilis dan merupakan objek wisata pesona indah pegunungan berupa sebuah danau. Persamaan kedua danau ini juga adalah ia sama-sama dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik. Dan satu yang pasti, nila bakar nya sama-sama enak!

Sementara itu, perbedaannya mendasar bisa dilihat pada posisi dimana kedua danau ini berada. Telaga Ngebel berada di lereng gunung wilis sebelah barat, atau lebih tepatnya masuk wilayah kabupaten Ponorogo, sedangkan waduk Wonorejo ini berada di sisi timur lereng gunung Wilis yang masuk wilayah kabupaten Tulungagung.

Dan perbedaan lain yang terlihat begitu mencolok adalah bahwa telaga Ngebel merupakan danau alami sementara waduk Wonorejo merupakan danau buatan. Waduk Wonorejo ini terbentuk karena bendungan yang sengaja dibuat untuk menahan air supaya terkumpul pada sebuah cekungan sehingga terbentuk sebuah waduk. Yah namanya juga bendungan atau waduk, hehe..

Perjalanan ke waduk dan bendungan Wonorejo ini tak lepas dari kekecewaan setelah mengunjungi tetangga pantai Prigi yakni pantai Popoh di Tulungagung. Satu hal yang paling menjengkelkan adalah disana tidak terdapat sinyal sehingga bisa dikatakan komunikasi terhambat.. Huh...

Letak waduk Wonorejo dari pusat kota Tulungagung sekitar 15 kilometer. Sawah hijau luas yang membentang dan terhampar di sisi kiri dan kanan jalan menyapa perjalanan menuju waduk Wonorejo. Juga deretan pohon dan panorama alam khas pegunungan begitu indah dan memesona serta hawa sejuk mengiringi perjalanan. Perfect lah buat yang doyan traveling.

Di waduk Wonorejo ini kita bisa menikmati pemandangan danau dengan angin lembah yang dingin. Mengutip dari wikipedia, bendungan Wonorejo diresmikan pada tahun 2001 oleh Wakil Presiden Indonesia pada tahun tersebut, yaitu Megawati Sukarnoputri, setelah dibangun selama hampir 9 tahun sejak 1992. Untuk keperluan pembangunan itu, sebanyak 995 keluarga telah dipindahkan dari tempat mereka bermukim. Tercatat pula tujuh orang tewas selama proses pembangunan.

Selain untuk objek pariwisata, bendungan ini juga menjadi pembangkit listrik serta kawasan perikanan yang mampu menunjang pendapatan daerah bagi Tulungagung. Debit air yang melebihi ambang juga bisa digunakan untuk pengairan persawahan di Tulungagung.

Bagi anda yang ingin bermalam disini juga disediakan hunian yang siap menampung anda.... Dan bila anda ingin berenang anda disini juga ada. Atau bagi yang gemar bermain jet ski... Silahkan menyewa jet ski dan bermain disini... Beberapa info ini saya dapat dari hasil googling dan sebagian lagi dari penuturan mereka yang pernah berkunjung ke waduk Wonorejo ini.

Berikut ini adalah beberapa gambar dan foto yang tertangkap kamera dan saya suguhkan di blog biru ini...

Sawah hijau membentang di kanan kiri sepanjang perjalanan ke Waduk Wonorejo

Lansekap Waduk Wonorejo

Selamat datang di Waduk Wonorejo

Gapura Waduk Wonorejo

Nila bakar Waduk Wonorejo, sudah sempat dicicipi sebelum difoto.. Tuh udah bolong-bolong

No comments:

Post a Comment